Lebih dari 60
Lebih dari 60 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Jatisari II Karang Agung, Kecamatan Banyuasin II, risau. Pasalnya, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Banyuasin II memastikan, pembangunan sekolah tersebut akan dilaksanakan di Desa Karang Sari yang berjarak lebih dari 3 kilometer (km) dari lokasi sebelumnya.
Kepala Desa Jatisari Sukarjo mengungkapkan,seluruh siswa resah mendengar keputusan UPTD kecamatan mengenai penentuan lokasi pembangunan sekolah. “Saat ini 60 siswa masih belajar di SMP Negeri Jatisari. Tapi, UPTD, tanpa pengetahuan pihak sekolah dan siswa,mengumumkan jika SMA akan dibangun di desa tetangga, yang jaraknya jauh dari lokasi semula,”kata Sukarjo.
Walau rencana pembangunan sekolah menengah atas akan berlangsung pada akhir 2011, seharusnya penentuan lokasi sekolah harus terlebih dahulu dibahas bersama wali murid dan perangkat pemerintah daerah. “Yang saya sesalkan, mengapa keputusan pihak UPTD sepihak. Padahal, dari 60 siswa, mayoritas anak-anak Desa Jatisari,” ucap Sukarjo. Salah satu orang tua siswa, Warjino,berharap pihak UPTD tidak jadi membangun sekolah di desa tetangga. Mengingat, jarak tempuh antara kedua desa sangat jauh.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Darul Qoteni melalui Kabid Lanjutan Harun Syamsuddin menjelaskan, pemilihan lokasi pendirian sekolah memiliki berbagai pertimbangan, di antaranya jumlah siswa dan rentang antarsekolah dengan tujuan. Demikian catatan online Jebir yang berjudul Lebih dari 60.
